ManhwaRania hanya ingin bernyanyi pelan di balik headphone, sampai rekaman latihannya tersebar dan mengubah suaranya menjadi sorotan sekolah. Tawaran masuk klub a cappella datang bersama tekanan baru: rasa takut panggung dan tuduhan bahwa kualitas vokalnya hanya hasil filter. Dengan bantuan sahabat beatboxer serta pelatih paduan suara yang keras namun terarah, Rania mulai mempelajari dasar-dasar yang selama ini ia hindari, dari pernapasan hingga harmoni. Target festival musik antar-sekolah membuat pilihan semakin sulit. Ia bisa mencari jalan pintas yang cepat, atau tetap jujur pada proses artistiknya. Rivalitas dengan senior karismatik mendorong klub menyusun aransemen orisinal, sementara Rania perlahan menemukan keberanian untuk membiarkan suaranya terdengar apa adanya.
Komentar
✦Aturan diskusi Komiku
Bicarakan ceritanya, hargai pembacanya
Memeriksa sesi akun…
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Menampilkan halaman komentar 1 dari 1.