Manhua
ManhuaUsaha cola Arka terdesak jaringan besar, membuatnya mencari siasat baru tanpa melepaskan mutu dan kejujuran.
Kutinggalkan Segalanya Demi Jualan Cola
Bagi Arka, berjualan cola bukan hanya soal mengisi gelas. Percakapan dengan pelanggan membantunya membangun kembali keseharian setelah burnout mendorongnya meninggalkan pekerjaan tetap. Dari sebuah gerobak di sudut kota, ia mengembangkan racikan berbumbu lokal, mencoba teknik karbonasi sendiri, dan membentuk identitas usaha yang apa adanya. Ia juga harus menguasai negosiasi, pengembangan rasa, serta pembuatan konten di tengah ketidaksetujuan keluarga dan komentar sinis warganet. Ujian terberat muncul ketika jaringan minuman besar berjualan persis di seberangnya, membawa persaingan harga dan persoalan perizinan. Dengan bantuan kawan masa kecil yang andal dalam desain serta barista berindra rasa peka, Arka mengandalkan kemitraan setempat, kegiatan pop-up, dan variasi musiman untuk mempertahankan usahanya tanpa meninggalkan prinsip.
Chapter 15 · 74 halaman - Sudah dibaca
Chapter 14 · 52 halaman - Sudah dibaca
Chapter 13 · 77 halaman - Sudah dibaca
Chapter 12 · 76 halaman - Sudah dibaca
Chapter 11 · 92 halaman - Sudah dibaca
Chapter 10 · 80 halaman - Sudah dibaca
Chapter 9 · 91 halaman - Sudah dibaca
Chapter 8 · 80 halaman - Sudah dibaca
Chapter 7 · 100 halaman - Sudah dibaca
Chapter 6 · 84 halaman - Sudah dibaca
Chapter 5 · 96 halaman - Sudah dibaca
Chapter 4 · 93 halaman - Sudah dibaca
Chapter 3 · 89 halaman - Sudah dibaca
Chapter 2 · 91 halaman - Sudah dibaca
Chapter 1 · 164 halaman - Sudah dibaca
Komentar
✦Aturan diskusi Komiku
Bicarakan ceritanya, hargai pembacanya
Memeriksa sesi akun…
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Menampilkan halaman komentar 1 dari 1.